image1 image2 image3 image4 image5

HI I'M ADE PERMATA SURYA|NUTRITIONIST AND MBA HOLDER|BIG DREAMER WITH MORE ACTION|LET'S GIVE IMPACT AND CHANGE THE WORLD!















KU LIHAT APA YANG SEDANG KAMU PIKIRKAN

(Membaca Bahasa Tubuh)


Teman-teman saya terkejut dan bertanya untuk apa saya membaca buku ini (Cara Mudah Membaca Bahasa Tubuh) dan membawanya kemanapun saya berada karena saya sangat senang membaca buku  ketika saya menemukan sedikit waktu senggang, seperti saat menunggu, berjalan, di bis, di angkot atau saat menunggu kuliah di mulai. Saya hanya tertawa, saya dapat membaca pikiran teman-teman saya, mereka tahu bahwa saya baru saja ditipu oleh beberapa nama laki-laki, dan saya dengan tegas menjawab hal ini tidak ada hubungannya dengan semua itu. Saya membeli buku ini jauh sebelum saya tahu saya telah dipermainkan, hanya saja saya baru membacanya karena sebelumnya saya masih harus menyelesaikan membaca buku yang berjudul “innovative leader” yang telah saya rangkum di blog ini juga. Tapi justru ini sebuah kebetulan, setelah saya membaca buku “Cara Mudah Membaca Bahasa Tubuh” karya Joe Navarro seorang mantan agen FBI, saya jadi mengingat masa-masa lalu saya dan mulai menganalisis apakah mereka menunjukkan bahasa nonverbal yang berarti mereka sedang berusaha menipu saya. Jawabannya ternyata ya, hanya saja saat itu saya belum memahami bahasa nonverbal, mungkin jika saat itu saya telah membaca buku ini, peluang saya untuk tertipu akan semakin kecil atau bahkan saya tidak bisa ditipu. Karena itu, penting untuk kita mengetahui arti dari setiap gerakan nonverbal, saya yakin banyak keuntungan apabila kita dapat memahami dan melihat apa yang orang lain pikirkan.
Komunikasi nonverbal, yang sering disebut sebagai tingkah laku nonverbal atau bahasa tubuh, adalah sebuah alat penyalur informasi- seperti kata yang diucapkan- dengan pengecualian informasi tersebut diperoleh dari ekspresi wajah, gerak isyarat, sentuhan (haptiks), gerak fisik (kinesik), postur, dandanan (baju, perhiasan, gaya rambut, tato, dan sebagainya), dan bahkan nada, warna nada, dan volume suara seseorang (daripada isi tersirat).
Telah dibuktikan oleh para peneliti bahwa mereka yang mampu secara efektif membaca kemudian menafsirkan komunikasi nonverbal, dan mengatur bagaimana yang akan dirasakan orang lain terhadap dirinya, akan menikmati kesuksesan lebih besar dalam hidupnya daripada mereka yang kurang memiliki kemampuan tersebut (Goleman, 1995, 13-92).
Penting untuk memahami bahwa otak mengendalikan semua tingkah laku, sadar atau tidak. Otak merupakan landasan pemahaman seluruh komunikasi nonverbal. Mulai dari hal sepele menggaruk kepala anda sampai dengan membuat suatu simfoni, tidak ada yang bisa anda lakukan (kecuali bagi beberapa reflek otot secara tak sengaja) yang tidak diatur atau diarahkan oleh otak kita. Jadi semua gerakan nonverbal itu terbukti secara ilmiah dilakukan oleh manusia dan sifatnya universal.
Dibawah ini merupakan bentuk-bentuk bahasa nonverbal yang telah terangkum:
1.      “Efek kura-kura” (bahu maju mengarah ke telinga) sering terlihat saat seseorang merendah atau tiba-tiba kehilangan rasa percaya diri, exm: para pemain sepak bola yang kalah berjalan keluar lapangan dengan efek ini.
2.      Blocking mata (telapak tangan berusaha menutupi mata) merupakan suatu pertunjukan kekhawatiran, ketidakyakinan, atau pertentangan yang sangat kuat
3.      Orang saling condong menjauhkan badan satu sama lain (berhadapan) dengan sengaja saat mereka  tidak setuju atau merasa saling tidak nyaman.
4.      Menutupi lesung leher menandakan ketidaktenangan, ketidaknyamanan, emosi, perasaan takut, atau menandakan masalah yang sebenarnya. Memainkan kalung juga menunjukan tujuan yang sama
5.      Mengusap dahi biasanya merupakan indicator akurat bahwa seseorang sedang memperjuangkan sesuatu atau mengalami hal sepele yang  membuatnya tidak nyaman.
6.      Tipe2 tingkah laku menenangkan diri
a.       Memegang leher terjadi saat merasakan ketidaknyamanan, emosi, keraguan, atau rasa tidak aman
b.      Menyentuh pipi merupakan suatu cara untuk menenangkan diri dari rasa gugup, terganggu, atau bermasalah
c.       Menghembuskan napas dengan cara mengembungkan pipi adalah suatu cara yang bagus untuk mengusir rasa stress dan menenangkan pikiran. Perhatikan betapa seringnya orang-orang melakukannya setelah nyaris tertimpa kecelakaan
d.      Pria mengatur dasinya saat menghadapi ketidakamanan dan ketidaknyamanan. Perilaku tersebut juga menutupi takik suprasternal (pd leher)
e.   Pria cenderung memijat/ mengelus leher untuk menenangkan diri mereka. Daerah ini merupakan area yang kaya akan syaraf, termasuk syaraf vagus, yang saat dipijat akan menurunkan kecepatan detak jantung
f.      Pria secara khas menutupi leher mereka dengan lebih kuat daripada wanita sebagai cara menghadapi ketidaknyamanan atau ketidakamanan.
g.     Bersiul bisa menjadi tingkah laku yang menenangkan. Beberapa orang bersiul ketika melewati koridor gelap atau sepi.
h.   Saat stress atau gugup orang akan “membersihkan” telapak tangan mereka pada pangkuannya untuk menenangkan diri.
i.  Menukar udara pada area leher (mengipas kerah) dapat mengurangi stress dan ketidaknyamanan emosi
j.        Saat menghadapi keadaan buruk, beberapa orang menenangkan diri dengan menyilangkan kedua lengannya dan mengusap tangan mereka pada bahunya. Ini bertujuan untuk melindungi dan menyejukkan yang kita pakai untuk menenangkan diri kita sendiri saat kita ingin aman.

7.      Tingkah laku nonverbal kaki:
a.       Melambungkan kaki yang bergoyang atau melompat merupakan suatu penjelasan terhadap rasa percaya diri yang tinggi
b.      Salah satu kaki menunjuk dan menjauh selama percakapan merupakan tanda yang sangat jelas bahwa orang tersebut harus pergi kearah itu
c.     Mendekap kaki dan pergeseran berat (saat duduk posisi telapak tangan di ujung lutut) merupakan sebuah isyarat bahwa orang tersebut ingin berdiri dan pergi
d.   Saat jempol kaki menunjuk ke atas, seseorang sedang baik moodnya atau sedang memikirkan atau mendengar sesuatu yang menyenangkan.
e.   Saat kaki bergeser dari mendatar menuju posisi permulaan merupakan isyarat perhatian bahwa ia ingin pergi
f.       Kita biasanya menyilangkan kedua kaki kita saat kita merasa nyaman
g.      Mengunci pergelangan kaki merupakan tanda ketidaknyamanan

8.      Tingkah laku nonverbal batang tubuh:
a.       Tiba-tiba menyilangkan lengan selama percakapan dapat menandakan ketidaknyamanan
b.  Merenggangkan tubuh (saat duduk) merupakan pertunjukan wilayah, yang boleh saja dilakukan dirumah, tapi tidak ditempat kerja apalagi saat wawancara
c.       Mengangkat bahu sebagian menandakan ketidakamanan dan kurang komitmen

9.      Tingkah laku nonverbal Lengan
a.       Berdiri dengan lengan dibelakang punggung berarti “jangan mendekat”
b.      Lengan bertolak pinggang adalah sebuah pertunjukan wilayah yang sangat kuat yang bisa digunakan untuk menetapkan dominasi atau mengomunikasikan bahwa ada persoalan-persoalan.
c.   Saat bertolak pinggang dengan posisi jempol didepan lebih menandakan keingintahuan disbanding otoriter
d.     Tangan yang dijalinkan dibelakang kepala merupakan petunjuk kenyamanan dan dominasi, exm pada para senior di ruang rapat
e.    Ujung-ujung jari diletakkan terpisah membentang pada sebuah permukaan merupakan sebuah pertunjukkan wilayah yang akurat dari kepercayaan diri dan kekuasaan
f.       Lengan membentang diatas kursi-kursi mengatakan pada dunia bahwa anda percaya diri dan nyaman

Sebenarnya masih banyak bentuk-bentuk nonverbal lainnya yang bisa kita pelajari, untuk lebih lengkapnya bisa baca langsung bukunya “Cara Mudah Membaca Bahasa Tubuh” karya Joe Navarro. Selamat mempraktekkan teman-teman, kira-kira apa yang sedang dipikirkan dan dirasakan orang itu ya??? Hmmm..



souce: 
Navarro, Joe. 2012. Cara Mudah Membaca Bahasa Tubuh. Yogyakarta: Penerbit Imperium

Share this:

CONVERSATION

2 comments:

  1. artikelnya membantu mba ,tadinya masih ragu mau beli buku ini ,padahal udah beberapa kali bulak-balik toko buku.
    saya bukan orang yg suka baca buku ,jadi g tau buku itu bagus/engga..hehe
    terima kasih banyak :))

    ReplyDelete
  2. Sy sgt kagum dgn keilmuan joe navarro, tak mudah mengasah kmmpuan tersebut, beliau bljr melalui desakan situasional saat merantau k AS, mau tdk mau ia mengharuskan diriy membaur dgn lgkgan sktr walaupun saat itu blm bisa berbhs inggris. Ia kmdian mnyiasatiy dgn memaknai komunikasi dgn membaca bahasa tubuh.

    Berhubung kebiasaanku senang bertemu org byk, sy jd tertrik mmbca buku sprti itu demi mnjga khrmonisan hbgan sosial.
    Kemudian sy jg mrncnkan untk mnjdkan studi bahasa non verbal sbgai bahan tesis ku.
    Sy ingin mnjdi sprti beliau atau stdky pengamat komunikasi non verbal
    Sukses dunia akhirat bagi kita semua.
    Salam

    ReplyDelete

Powered by Blogger.