image1 image2 image3 image4 image5

HI I'M ADE PERMATA SURYA|NUTRITIONIST AND MBA HOLDER|BIG DREAMER WITH MORE ACTION|LET'S GIVE IMPACT AND CHANGE THE WORLD!









Anda Atlet atau Olahragawan? 

Hati-hati Konsumsi Protein Berlebih!




Setelah mengamati kehidupan para olahragawan beberapa waktu yg lalu dan menyadari ada beberapa hal yg harus di perbaiki, mungkin bisa di bilang banyak persepsi yang salah. di bawah ni akan jabarkan info yang di kutip langsung dari buku "Gizi Kebugaran dan Olahraga" karangan Dr.Fatmah, SKM,Msc dan Prof.Yati Ruhayati

Terkait dengan kebutuhan protein, sampai saat ini banyak atlet maupun orang biasa yang ingin membentuk otot percaya bahwa dengan makan banyak sumber protein maka pembentukan otot akan lebih cepat. namun, sejauh mana asupan tinggi protein untuk pembentukan otot, berikut akan di jelaskan.

Makanan yang terbaik untuk atlet harus mensuplai cukup protein tetapi tidak berlebihan. seringkali atlet mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi protein, sehingga mereka mendapatkan dobel dari kebutuhannya. kebutuhan protein bagi individu yang bukan atlet berkisar antara 0,8-1 g/kg/BB/hari dengan perbandingan protein hewani dan nabati 1:1. kebutuhan protein untuk seorang atlet yang masih aktif berlatih, sedikit meningkat, mencapai 1-1,2 g/kg BB/hari. bagi atlet yang sedang meningkatkan power dengan memperbesar serabut otot kebutuhan protein lebih meningkat lagi tapi tidak lebih dari 2g/kg BB/hari. pemberian protein yang melebihi kebutuhan akan menyebabkan protein kelebihan itu akan diubah menjadi lemak tubuh. selain itu protein yang diberikan secara berlebihan menyebabkan kebutuhan akan air meningkat.

tabel anjuran konsumsi protein atlit berdasar jenis olahraga:
macam atlet gram protein/kg BB
atlet berlatih ringan 1,0
atlet yang rutin berlatih 1,2 
atlet remaja (sdg tumbuh) 1,5
atlet yg memerlukan otot 1,5

Pemberian protein yang terlalu rendah jg bersifat merugikan karena protein tubuh akan dipecah dan tenaga akan dipakai untuk pemecahan protein tubuh itu, tetapi sebaiknya jangan sampai melebihi 2g/kg BB/hari, sebab kebanyakan protein akan menyebabkan SDA yang tinggi, yang akan merugikan metabolisme energi untuk kerja luar. pemberian protein yang terlalu banyak dalam waktu yang lama, akan merupakan beban ginjal karena harus bekerja berlebihan untuk mengolah dan mengeluarkan hasil pemecahan protein itu. Hal ini mengakibatkan ekskresi air juga bertambah , perasaan hauspun akan bertambah.

Protein memang sangat diperlukan oleh tubuh, tetapi terlalu banyak mengonsumsi protein juga akan menimbulkan masalah. akibat2 yang muncul terlalu banyak mengonsumsi protein antara lain:
1. kelebihan protein akan disimpan dalam tubuh dalam bentuk lemak sehingga akan menjadi semakin gemuk
2. memperberat kerja hati dan ginjal untuk membuang nitrogen pada metabolisme asam amino (deaminasi)
3. produksi urin berlebihan dapat mengganggu penampilan
4. mineral-mineral penting seperti potasium, kalium, magnesium akan terbuang melalui urin sehingga dapat menimbulkan dehidrasi
5. protein bukan energi yang siap pakai, proses metabolisme memerlukan waktu yang lama
6. protein merupakan sumber energi yang kurang efesien karena SDA (Spesific Dynamic Action) atau energi yang dibutuhkan untuk proses metabolisme cukup besar yaitu 30-40% padahal SDA karbohidrat hanya 6-7% dan SDA lemak 4-14%

Pemakaian suplemen protein pada atlet dipercaya dapat meningkatkan ukuran otot sehingga kekuatan otot akan bertambah dan dapat mengurangi lemak tubuh. sebenarnya kebutuhan protein relatif sedikit sehingga apabila asupan makanan sehari-hari sudah mencukupi kebutuhan zat gizi termasuk protein maka suplemen protein (asam protein) tidak diperlukan. 

Olahragawan tidak dianjurkan mengonsumsi protein yang berlebihan karena kelebihan intake protein juga mempunyai efek terhadap status gizi. contohnya, asupan protein yang tinggi dapat berlawanan dengan metabolisme kalsium dan meningkatkan kebutuhan cairan.

Konsumsi makanan tinggi protein tidak dianjurkan saat sebelum dan selama latihan karena mengganggu saluran cerna dan mengurangi asupan cairan dan karbohidrat yang lebih dibutuhkan. tambahan protein lebih dianjurkan saat setelah latihan karena untuk pemulihan otot.

kebutuhan protein berdasar cabang olahraga:
Endurance (senam, spk bola, basket,renang jrk nmnegah) : 1,2-1,5 gr/kg BB/hari
Speed Power (atletik & speda jrk dekat) : 1,5-1,7 gr/kg BB/hari
power (angkt besi, binaraga, lmpr ckram) : 1,5-2 g/Kg BB/hari

Untuk mengetahui asupan protein anda, berikut di jabarkan protein (gr) yang terkandung dalam setiap 100gr Bahan dapat di makan (BDD):
angsa= 16,4
ayam=18,2
daging sapi=18,8
bandeng=20
bawal=19
cumi2 goreng=40,6
ikan mas=16
telur ayam kampung=10,8
telur ayam ras=12,4
telur ayam ras bag putihny sja=10,8
susu skim=3,8
susu sapi=3,2

sumber=Tabel komposisi pangan indonesia

LALU,, SUDAH SESUAIKAH ASUPAN PROTEIN HARIAN ANDA????:)

Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.