image1 image2 image3 image4 image5

HI I'M ADE PERMATA SURYA|NUTRITIONIST AND MBA HOLDER|BIG DREAMER WITH MORE ACTION|LET'S GIVE IMPACT AND CHANGE THE WORLD!

MITOS DAN FAKTA MENGENAI TEH & KOPI







MITOS DAN FAKTA MENGENAI TEH & KOPI
sumber pict: http://irwan.co
Alhamdulillah setelah tidak pernah menyentuh blog sama sekali dalam 3 bulan terakhir dikarenakan sibuk mengurus skripsi dan kelulusan, akhirnya sekarang saya bisa share ilmu lagi.. Nah buat teman2 yang gemar minum teh dan kopi, pasti sangat sering mendengar celotehan orang-orang disekeliling mengenai mitos-mitos seputar teh dan kopi. Sebaiknya teman-teman baca ini dulu, boleh jadi apa yang kalian dengar termasuk mitos bukannya fakta! Mengutip langsung dari majalah kulinologi ed. 04 vol II tahun 2010 (59-63), ini dia mitos dan fakta seputar teh dan kopi:


1.     Mitos: Teh hijau bisa melangsingkan
Fakta: Benar jika diminum sebelum menyantap karbohidrat.  Hal ini disebabkan karena dalam teh hijau terkandung senyawa tanin dan katekin, yaitu senyawa yang dapat bereaksi dengan enzim amylase dalam usus, sehingga bisa mencegah proses penyerapan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh dan akan keluar melalui feses.

2.  Mitos: Kandungan kafein di dalam teh lebih tinggi dari kopi, bisa berbahaya jika sampai kecanduan.
Fakta: Meski kandungan kafein di dalam teh jauh lebih tinggi dibandingkan kopi untuk jumlah volume yang sama, teh (4%) dan kopi (1,2-1,4%). Namun, efek samping dalam kafein di dalam teh tidak sampai membuat kecanduan. Kandungan kafein dalam teh tertutupi oleh tanin, senyawa yang dapat mengikat kafein. Kafein dalam teh diserap usus , sehingga penyerapan kedalam aliran darah mengalami proses yang lambat dan kompleks.

3.       Mitos: Konsumsi teh pada wanita hamil dapat menyebabkan anemia.
Fakta: Tidak semua wanita hamil dilarang minum teh. Hanya wanita hamil yang tergolong kurang gizi yang sebaiknya tidak mengonsumsi teh karena akan memberikan efek negative. Senyawa dalam teh mampu mengikat zat besi. Jika konsumsi teh tidak dibarengi asupan zat besi, wanita hamil bisa mengalami anemia. Namun demikian, disarankan untuk tidak mengonsumsi teh lebih dari 2 gelas sehari.

4.   Mitos: menyeduh teh dengan air mendidih, akan membuat kandungan vitamin C di dalam teh menguap.
Fakta: Vitamin C memang jenis vitamin yang rentan mengalami kerusakan, terutama oleh suhu yang tinggi apalagi mendidih. Namun demikian, kandungan vitamin C dalam teh sangat sedikit. Sehingga vitamin yang hanya sedikit ini sebenarnya tak memberikan banyak pengaruh bagi tubuh. Namun sebenarnya dari hasil seduhan teh bukan vitamin C yang dirasakan manfaatnya, melainkan kandungan polifenol yang berdampak positif bagi tubuh, yaitu bekerja sebagai antioksidan (menetralisir radikal bebas pemicu kanker).

5.       Mitos: Kopi bisa bikin mata melek
Fakta: Benar. kandungan kafein yang ada di kopi akan membalikkan kerja adenosin – salah satu senyawa dalam sel saraf otak yang membuat orang mudah tertidur- sehingga tubuh tidak lagi mengantuk, tetapi muncul perasaan segar dan mata terbuka lebar, jantung berdetak lebih cepat, tekanan darah naik, otot-otot berkontraksi lebih cepat, dan hati akan melepas gula ke aliran darah yang akan membentuk energy ekstra.

6.       Mitos: minum kopi bikin sering buang air kecil.
Fakta: kafein dalam kopi bersifat diuretic, yang menyebabkan orang jadi sering buang air kecil. sebaiknya diimbangi dengan konsumsi vitamin b dan c dari luar, karena vitamin tersebut ikut larut dan terbuang bersama urine.

7.       Mitos: Kopi tidak boleh dikonsumsi orang yang berpenyakit maag
Fakta: Benar. Orang yang maag mempunyai asam lambung yang sensitive. kafein dalam kopi bisa mempercepat proses terbentuknya asam lambung.

8.       Mitos: Kopi tidak boleh diseduh air mendidih (100oC)
Fakta: air mendidih akan menghanguskan bubuk kopi. hal ini  dapat membuat cita rasa dan aroma kopi malah rusak. cara menyeduh kopi yang benar adalah dengan melarutkannya dalam air panas, bukan mendidih. diamkan dahulu selama 10 menit dalam keadaan gelas tertutup, kemudian diaduk. Kopi siap untuk dinikmati.


Nah, jadi sudah jelas kan mitos-mitos mengenai kopi dan teh tersebut apakah benar atau tidak. Semoga bermanfaat… :D

Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.